Showing posts with label Viral. Show all posts
Showing posts with label Viral. Show all posts

Sunday, 4 June 2017

Bunda, Jika Bayi Batuk Pilek Tak Butuh Obat Kimia, Cukup Selembar Daun Sirih Tempel di Badannya Gak Lama Dahak Pun Keluar dari Hidungnya !!

Bunda, memasuki musim hujan seperti sekarang ini, anak-anak pasti sangat rentan terserang influenza, sakit kepala, demam tinggi, sakit tenggorokan, batuk dan pilek. Kalau si anak sudah terserang batuk dan pilek, maka tak jarang membuat orang tua bahkan salah satunya Anda, kelabakan untuk memberi obat batuk pilek. Ujung-ujungnya pasti mmebli obat batuk pilek di apotek, padahal kan obat-obatan kimia mengandung efek samping.




Bicara mengenai penyakit batuk pilek anak, seperti yang dijelaskan pada situs sfsac.com, penyebab utamanya ada dua jenis, yaitu alergi, alergi pada tubuh bisa berupa internal atau eksternal. Faktor internal bisa disebabkan oleh hormon, psikologis dan keturunan mungkin juga orang alergi. Faktor lain bisa disebabkan oleh alergen seperti debu atau inhalasi alergen makanan seperti makanan yang dikonsumsi si kecil, misalnya es, susu, ikan dan sebagainya.

Kalau si kecil sudah terkena penyakit, ujung-ujungnya Anda langsung memberikan obat yang biasa dijual di apotek. Alangkah baiknya jika Anda memberi obat batuk pilek kepada si
 
kecil dengan berbahan dasar ramuan herbal. Salah satunya dengan menggunakan sirih.

Daun sirih ini ternyata berkhasiat mapuh mengobati batuk pilek lho. Cara mengolahnya juga tidak susah

1.Panaskan daun sirih pd api lilin

2.Sebaiknya 2 helai, sehelai untuk dada sehelai letak di punggung baby

3.Setelah layu letakkan balsm/vicks pd daun sireh

4. Letakkan daun sirih di dada baby dan belakang baby.

Tak lama kemudian baby akan bersin..haaaa..keluar cendol hijau..baby pun merasa kelegaan ....maaf kalo jorok

Selamat mencoba
 

Saturday, 3 June 2017

Ilmuwan Amerika Ternyata Sudah Mengingatkan, Minuman Kesukaan Yana Zein itu Pembawa Kanker Payudara

Ilmuwan Amerika Ternyata Sudah Mengingatkan, Minuman Kesukaan Yana Zein itu Pembawa Kanker Payudara

Kematian artis sinetron Yana Zein, menimbulkan keprihatinan terkait bahaya kanker payudara.
Publik lebih tersentak, ketika mantan supir Yana Zein, Oli, mengungkapkan kecanduan Yana Zein terhadap minuman coke atau cola.
"Kalau gejalanya mungkin kebanyakan waktu syuting minum cola.”
“Kalau narkoba saya jamin enggak pernah," jelas Oli ditemui di depan Kediaman Yana Zein di Mega Cinere, Depok, Jawa Barat, Kamis (1/6/2017).

Oli yang mengenal Yana selama sepuluh tahun itupun meyakini bahwa Yana tak pernah mau syuting jika minuman kesukaannya itu tak ada.

"Kalau syuting harus ada cola, kalau enggak ada cola, dia enggak mau, mungkin itu kali efeknya," jelas Oli.

Lalu, apakah benar minuman cola ini berbahaya buat kanker payudara?
Sebuah artikel yang diterbitkan media Inggris, The Telegraph, pada 1 Januari 2016, merilis penelitian ilmuwan dari University of Texas MD Anderson Centre, terkait minuman ini.

Menurut para ilmuwan dari Amerika Serikat tersebut, gula yang ada di dalam minuman cola, memang bisa membuat wanita yang kecanduan terkena kanker payudara.

Bahkan, kandungan gula dari minuman itu bisa menyebabkan kanker di payudara menyebar ke paru-paru.

Setiap kali meminum cola dan sejenisnya, maka resiko terkena kanker payudara akan meningkat 15 persen. 

Selain cola, makanan berbahaya lain yang disebutkan dalam riset ini adalah saus dan biskuit.
Para ilmuwan di University of Texas MD Anderson Center memberi sekelompok tikus satu empat menu makanan yang berbeda.

Hasilnya, dari tikus-tikus yang diberi menu kaya sukrosa, 50 sampai 58 persen mengalami gejala metastatis, atau penyebaran sel kanker yang sama dengan kondisi penyebaran sel kanker payudara pada manusia.

Pimpinan peneliti, Profesor Lorenzo Cohen, mengatakan : "Kami menemukan bahwa fruktosa yang ada dalam tabel gula dan sirup jagung di minuman, yang menjadi biang penyebaran sel kanker dan produksi zat berbahaya lain dalam kanker payudara,"

Sementara, peneliti lain, Dr Peiying Yang, meyakini bahwa penelitian ini adalah yang pertama, dalam meneliti konsumsi gula berlebih sangat mempengaruhi perkembangan sel kanker payudara.

Di negara barat, berbagai media sudah mewanti-wanti bahaya gula yang terkandung dalam minuman-minuman seperti coke.

Sejumlah video di YouTube juga banyak menggambarkan 'gila'-nya kandungan gula di minuman ini.
Seperti video di bawah.

Monday, 6 February 2017

Informasi Penting Sekali!! Bagi yang Sering Pakai Rujukan BPJS, Waspadalah Dengan 3 Huruf Berbahaya Ini !

Penting! Bagi yang Sering Minta Rujukan BPJS, Waspadalah Dengan 3 Huruf Berbahaya Ini.Kalo kamu enggak waspada, bisa-bisa kamu harus ngeluarin duit ratusan sampe jutaan rupiah lho!

Kalo dulu kita mengenal istilah Asuransi Kesehatan (Askes), sekarang jamannya udah ganti pake BPJS kesehatan.








BPJS ini merupakan progam jaminan kesehatan dari pemerintah yang resmi beroperasi sejak 1 Januari 2014. Untuk menjadi anggota BPJS, peserta harus membayar iuran (dari 25 ribu-80 ribu) tiap bulan sesuai dengan kelasnya. Dan saat ini, BPJS udah hampir dimiliki oleh setiap warga negara Indonesia.

Kemunculan BPJS ini bisa dibilang sangat berguna. Pasalnya, membantu warga yang kurang mampu untuk memperoleh fasilitas kesehatan secara layak. Tapi kamu juga patut waspada, karena kalo kamu enggak memahami prosedurnya secara jeli, BPJS malah jadi merugikan.


Keuntungan memiliki BPJS Kesehatan


Mungkin sebagian besar dari kalian udah tau ya keuntungan jadi peserta BPJS. tapi enggak ada salahnya kita bahas dikit. Supaya belom paham, jadi lebih paham lagi.


Jadi keuntungan memiliki BPJS, itu:


Kamu enggak perlu ngeluarin duit kalo berobat ke puskesmas atau dokter tempat kamu mendaftarkan diri jadi peserta BPJS.
Jika penyakitmu cenderung parah, dokter/puskesmas akan memberikan surat rujukan ke rumah sakit terdekat. Sehingga kamu bisa diobati sampai sembuh.
Kalau kamu terpaksa dirawat inap di rumah sakit, maka sebagian atau seluruh biaya di rumah sakit ditanggung BPJS Kesehatan.
Jika kita harus dioperasi maka BPJS Kesehatan akan menanggung sebagian atau seluruh biaya operasi.

Dalam prakteknya, banyak pasien yang menggunakan rujukan BPJS dari puskesmas untuk berobat ke Rumah Sakit


Jujur aja ya, sekarang ini banyak banget orang yang gunain rujukan BPJS buat berobat ke rumah sakit. Padahal sakitnya cuma pilek, tapi enggak mau diobati di puskesmas. Penginnya ke rumah sakit, biar ditangani dokter ahli.
Sebenarnya hal ini enggak dibolehin sama pemerintah. Apabila penyakit itu masih tergolong tidak berbahaya, cukup diatasi di puskesmas saja. Tapi ya namanya orang Indonesia sukanya ngenyel. Alhasil puskesmas pun dijadikan tempat buat minta rujukan semata.

"APS" , Tiga huruf yang harus diwaspadai dalam rujukan BPJS Kesehatan


Baru-baru ini, salah satu dokter menshare sebuah info yang cukup penting terkait rujukan BPJS. Ia mendapati "info penting" ini saat menangani salah satu pasiennya, yaitu seorang ibuk-ibuk berusia 60 tahun.


"Dok, saya minta dironsen, periksa kolesterol, asam urat, periksa jantung dan sekalian konsul ke dokter mata karena kabur," ucap ibuk tersebut sambil nunjukin surat rujukan dari Puskemas.


Menurut si dokter, puskesmas tersebut memiliki fasilitas yang cukup lengkap dan dokter umum yang cukup senior. Namun entah mengapa, ibuk ini lebih memilih ke RS.


"Lho, kenapa ibu tidak dicetakkan surat eligibilitasnya, SEP?" 


Padahal tanpa SEP, biasanya si pasien akan disertakan status pasien baru, resep kosong biasa, bukan resep khusus BPJS.


"Saya juga tidak mengerti, dok. Kata petugas pendaftaran di depan saya harus bayar biasa, karena rujukan saya ada masalah."
Coba dokter buat pemeriksaan yang lengkap dahululah, nanti saya urus rujukannya belakangan," si ibuk jadi makin kesal.


Nah karena kasihan si ibu harus bayar semua pemeriksaan sampai ratusan ribu, akhirnya bapak dokter tadi bertanya ke bagian pendaftaran. Menanyakan masalahnya.


"Di surat diagnosisnya ada tambahan 'APS', dok. Artinya si pasien dianggap bisa diobati di PUSKESMAS, namun dia meminta sendiri ke rumah sakit, kasarnya memaksa minta rujukan. Jadi harus bayar sendiri," jawab si petugas. 


Si pasien pun diberikan obat generik untuk 3-5 hari dan disarankan minta rujukan baru dengan wanti-wanti tanpa 3 huruf berbahaya tadi: A-P-S (atas permintaan sendiri).


"APS" sedang jadi tren di tahun ini, kamu patut waspada!!


Intinya gaes, kamu harus waspada jika meminta rujukan BPJS di puskesmas. Amati tiap kata di surat rujukanmu, sedetail-detailnya. Jangan sampe kamu enggak tau kalo tertulis "APS" disana. Bisa-bisa kamu harus ngeluarin duit banyak di rumah sakit.
Di lain pihak, petugas pendaftaran di rumah sakit pun juga harus jeli melihat kode-kode atau huruf-huruf yang terlihat sederhana. Sebab kalo sampe 'bablas' , bisa beresiko merugikan institusinya ratusan ribu sampai jutaan rupiah.



Untuk itu, baik pasien maupun fasilitas kesehatan primer sebaiknya saling berkomunikasi. Bila penyakitnya sederhana, namun si pasien ngotot minta berobat ke spesialis, maka mereka harus rela berobat secara APS. Karena sistem BPJS hanya melihat diagnosisnya, bukan kebiasaan berobat si pasien sebelumnya.